DIR EN GREY
Glass Skin (Kulit Kaca)
Pandanganku mulai kabur
langit kaca, warna sang angin
bermain dan berkeliling sendirian
aku ragu
terkadang, suara ku yang menghilang lebih berarti dari rasa bersalahku
esok aku tidur, meninggalkan diriku dibelakang
lebih kosong dari tangisan komedi
tertinggal hanya untuk terambil
tertinggal hanya untuk dirusak
disini
Di pagi yang gelap, aku menganggap jendela adalah sebuah bingkai lukisan
Ku bangunkan kulitku yang tertidur, dan menekan lukisan basah ini
bunga musim semi dan kelopaknya jatuh, memberi kehidupan pada sungai
terayun dari sisi ke sisi, ke mana kau akan pergi?
ku taruh tanganku pada pintu yang berat dan tertutup
Parade yang tersisa, kesunyian tertawa bersama dengan fakta
karena itu, malam ini aku tidak akan tertidur lagi
lebih kosong dari tangisan komedi
tertinggal hanya untuk terambil
tertinggal hanya untuk dirusak
disini, biarkan ada cinta
musim yang menari canda, melukai tanpa henti
tertinggal hanya untuk terambil
tertinggal hanya untuk dirusak
dan untuk dilebur oleh mimpi, aku bertahan
ku berdarah karena caraku mengorbankan segalanya untukmu
seberapa berat darah ini
kebahagiaan dan kesedihan berada terlalu dekat
Tangan yang lahir esok, hanya akan suci dan tak ada yang lain
sekarang aku dapat melihat jelas dirimu dengan semua air mata ini
lebih kosong dari tangisan komedi
tertinggal hanya untuk terambil
tertinggal hanya untuk dirusak
disini, biarkan ada cinta
disana ada bianglala, dimana kudapat memandang ke bawah dan melihatmu
melodi yang hancur sungguh manis dan indah, itu menakutkan
Bayangan yang tersorot matahari, melekat dalam memoriku
dan menyentuh hatiku, lebih dari semua tutur kata yang mencela

0 komentar:
Posting Komentar